Pages

Rabu, 26 Januari 2011

Refreshing, bersamo kawan lamo..

say chese!!!!
Yeah,, lumayan lah bisa menghabiskan waktu beberapa jam saja untuk melepas penat di tengah seabrek kegitan kuliah yang menguras pikiran,, (agak sedikit hiperbola nih, padahal mah kuliahnya cuma bentar). Ya, kuliahnya memang cuma sebentar, tapi materi yang diberikan cukup menguras otak serta jadwal kuliah yang padat berhasil membuat jenuh. Jenuh??? Jelaslah, bagaimana saya tidak merasa jenuh, kuliah satu semester tapi liburnya cuma seminggu, itupun tidak full selama seminggu. How poor i am!!!

Oke, cukup sudah sesi curahan hatinya,, back to the topic. Refreshing, akhirnya saya punya sedikit waktu untuk bersenang-senang bersama kawan lamo. Kawan lamo selama saya berorganisasi di SMA, kawan seperjuangan di OSIS-MPK, kawan sepergajulan, kawan yang tak hanya sekedar kawan tapi juga saya anggap seperti keluarga sendiri.

Cukup lama saya dan kawan-kawan tak bersua, mereka semua sudah sibuk kuliah bahkan sudah ada yang berkarir di kepolisian. Jarak pun memisahkan kita, karena ada sebagian kawan lamo saya yang menuntut ilmu di luar kota. Jadi, sesi nostalgiapun hanya bisa kami adakan pada saat liburan. Mereka libur tapi saya tidak. :(( (lagi-lagi curhat).

Agak sedikit hedon untuk sesaat mah gpp, yang penting bisa refreshing. Hehehe.. :p Sebelum benar-benar menggila bersama, kami bercerita panjang lebar tentang segala hal, dan yang paling mengejutkan adalah bahwa saya dan kawan-kawan ternyata memiliki "hubungan darah" yang cukup dekat dengan para personilnya SM*SH, yes, SM*SH boy band baru Indonesia yang sedang fenomenal. Ckckckckckck.. &*^&*&%^%#@*$^&@$*^@&$@&!*^*!^$*$&@$^&@^&$@%$&%^@,, wew,, lelucon yang sangat konyol. Tentu saja hal itu sangat-sangat tidak kami harapkan. :D

Menit demi menit berlalu, detik demi detik berganti, tapi kami masih saja asyik mengobrol hilir mudik kesana kemari tak tentu arah. Sampai petugas cleaning service dan satpam mondar-mandir di depan meja kami dengan lirikan tajam seakan-akan mau mengusir dari tempat tersebut sambil berkata dalam hati (nih orang-orang menuh-menuhin meja aja, makan kaga tapi cuma ngobrol doank) --> perumpaan tersebut sangat berlebihan, jadi jangan dicontoh. :D, lagi-lagi gelagat tak enak pun muncul, dan akhirnya salah satu kawan saya berinisiatif untuk membeli makananan di foodcourt biar gag disuruh pergi sama pak satpam. :p

Yasudahlah, berhubungan sudah cukup lama bertengger di foodcourt, akhirnya saya dan kawan-kawan menuju ke TKP tempat yang menjadi tujuan awal untuk menghabiskan malam yang tentram (hiperbol,, lagi-lagi hiperbol.. :p). Oke, saatnya menggebrak NAV dengan suara-suara yang super duper "dahsyat", kecuali suaranya si Arini aja yang oke, jelaslah, wong dia anak Paragita, masa anak Paragita suaranya gag oke. :p (membanggakan kawan sendiri..)

Walaupun cuma beberapa jam saja menghabisakan waktu bersama mereka, yang jelas momen-momen berharga seperti tadi malam sangatlah berkesan. Semoga saja masih ada waktu untuk kembali menggila seperti semalam. Dan akhirnya, postingan kali ini saya akhiri dengan lirik lagu dari Project POP, Ingatlah hari ini..

Project Pop - Ingatlah Hari Ini

Kawan dengarlah
Yang aku katakan
Tentang dirimu
Setelah selama ini
Ternyata kepalamu
Akan selalu botak
Kamu kaya gorila

Cobalah kamu ngaca
Itu bibir balapan
Dari pada gigi lu
Kayak kelinci
Yang ini udah gendut
Suka marah-marah
Kau cacing kepanasan
Tapi ku tak perduli
Kau selalu dihati

Reff:
Kamu sangat berarti
Istimewa dihati
Selamanya rasa ini
Jika tua nanti
Kita tlah hidup masing-masing
Ingatlah hari ini

Ketika kesepian menyerang diriku
Gak enak badan resah tak menentu
Ku tahu satu cara sembuhkan diriku
Ingat teman-temanku

Don't you worry just be happy
Temanmu disini


Don't you worry just be happy
Temanmu disini

kelakuan anak muda jaman sekarang, bukannya belajar malah main.. :p



bersama seorang petugas kepolisian baru,, seneng banget yang udah jadi polisi.. :D


pulang tanpa beban...

dari kiri ke kanan: aras, chika, ahmad, saya, sity, dadan, riana, reta, arin, tuti,, (yang megangcamera: fery)
Read more >>

Jumat, 21 Januari 2011

2 bulan Lagi aku mau nikah...

Mungkin kata-kata diatas wajar atau lazim jika dikatakan oleh seseorang yang memang sudah siap untuk mengaungi bahtera rumah tangga. Ya, kata-kata tersebut layaknya diucapkan oleh seorang laki-laki mapan yang memang sudah memiliki calon istri dan siap lahir batin untuk berumah tangga ataupun diucapkan oleh seorang perempuan yang sudah matang usianya dan juga sudah siap untuk mengurus segala kebutuhan yang diperlukan pada saat hidup berumah tangga.

Sayangnya kata-kata tersebut bukan keluar dari mulut seorang laki-laki ataupun seorang perempuan yang telah saya jabarkan di paragraf sebelumnya. Justru kata-kata tersebut keluar dari mulut seorang anak perempuan lugu dan polos yang masih berusia sekitar 3 tahun lebih yang bernama Syahfa Aurum Mauriza yang tak lain dan tak bukan adalah adik sepupu saya. Hmmmmm,,, agak mengherankan anak sekecil dia dapat berkata seperti itu. Entah dari siapa dia belajar kata-kata tersebut, yang pasti sebagai abang yang baik saya tidak pernah mengajarkannya untuk berkata seperti itu.

Yah, mungkin agak sedikit mereview bagaimana kejadian awal dia bisa berkata seperti itu. Kejadiannya berawal ketika ada salah seorang tetangga saya yang akan melaksanakan perkawinan. Pada saat itu dia (syahfa . red) dan saya sedang berada di rumah nenek, dan pada saat yang bersamaan tante saya sedang membuat kue untuk menjadi hantaran ke orang yang akan mengadakan hajatan tersebut. Ketika itu si syahfa bertanya ke tante saya, "mama yana, mau bikin kue buat siapa????", "buat dikasih ke orang yang mau nikahan" jawab tante saya, lalu si syahfa langsung berkata "2 bulan lagi aku juga mau nikah",,, *^&^#@&^!*(^*!($@*&@*^@&!$@&$^!@&&*!&%!**!#&$&@& !!!

si syahfa 
Wow,, it's amazing!! hehehehe.. Kejadian tersebut tak hanya berhenti sampai disitu saja, si bocah kecil yang sotoy nan ketu(kecil-kecil tua) itu masih meneruskan kelakuan anehnya. Begitu ibunya datang ke rumah nenek saya, dia kembali bilang ke ibunya bahwa 2 bulan lagi dia mau nikah. Hahahaha,, tante saya yang satu lagi (ibunya syahfa) pun terkejut mendengar kata-kata yang keluar dari mulut anaknya. Yaiyalah, siapa yang kaget coba kalo anak semacam dia bisa berkata seperti itu. Nenek saya yang mendengar kata-kata tersebut pun turut berkomentar, "dia pikir nikah main-mainan kali tuh, gampang nikah tinggal nikah aja"  ucap nenek saya.

Kelakuannya pun masih berlanjut, sampai tetangga depan rumah saya dan pemilik warung kelontong deket rumah saya pun diberitahu sama si syahfa kalo 2 bulan lagi dia mau menikah. Wew,, dasar keong racun, wkwkwkwkwkwk. Dan hal terakhir yang paling bombastisss, dahsyat dan luar biasa adalah si syahfa bilang ke bundanya (panggilan untuk gurunya di PAUD) bahwa 2 bulan lagi dia mau menikah. Weits,, ajaib sekali memang anak itu, sampai-sampai bundanya pun takjub anak sekecil dia bisa berkata seperti itu. Si bunda pun bilang ke tante saya pada saat tante saya berkunjung ke sekolahnya. Kata sang bunda, "mama syahfa, itu si syahfa subhanallah banget ngomongnya, masa dia bilang sama saya, bunda-bunda 2 bulan lagi aku mau nikah dong". Subhanallah sekali kelakuan adik saya yang satu itu. Memang dia anak ajaib. Hehehe.. :D
Read more >>

Kamis, 13 Januari 2011

Amanda Backup


Amanda, Maryland Advanced Automated Network Disk Archiver, adalah perangkat lunak sumber cadangan yang paling terkenal terbuka. Amanda awalnya dikembangkan di University of Maryland tahun 1991 dengan tujuan untuk melindungi file pada sejumlah besar workstation client dengan server cadangan tunggal. James da Silva adalah salah satu pengembang aslinya.

Proyek Amanda telah didaftarkan pada SourceForge.net pada tahun 1999. Jean-Louis Martineau dari University of Montreal telah menjadi gatekeeper dan pemimpin pembangunan Amanda dalam beberapa tahun terakhir. Selama bertahun-tahun lebih dari 250 pengembang telah memberi kontribusi pada kode Amanda dan ribuan pengguna disediakan tes dan umpan balik sehingga paket yang stabil dan kuat. Pada bulan April 2006 Amanda diperkirakan akan dikerahkan di lebih dari 20.000 situs di seluruh dunia.



Awalnya Amanda ditempatkan dalam produksi sebagian besar oleh universitas, laboratorium dan departemen teknis penelitian. Hari ini dengan luas adopsi Linux di TI pada umumnya, Amanda ditemukan di tempat lain, terutama di mana fokus pada aplikasi digunakan pada LAMP stack. Selama bertahun-tahun Amanda telah menerima beberapa penghargaan dari pengguna. Sebagai contoh, pada 2005 ia menerima Choice Award Linux Journal Readers 'untuk "System Backup Favorite".


Amanda memungkinkan kita untuk membuat backup master server tunggal untuk mendukung beberapa Linux, UNIX, Mac OS-X dan host Windows ke pilihan yang sangat besar dari tape, disk, dan perangkat optik termasuk perpustakaan tape, autochangers, jukebox optik, RAID array , perangkat NAS dan banyak lainnya. Gambar 4-1 menunjukkan jaringan Amanda khas.
Read more >>

9 Kebiasaan Menyegarkan Otak


Rasa jenuh dengan aktivitas sama setiap harinya dapat menimbulkan depresi. Kebosanan ini juga bisa membuat otak Anda merasa ‘kurang tertantang’. Jika Anda sering mengalami hal ini, jangan diam saja. Lakukan latihan berikut ini yang bisa membuat Anda seperti memiliki otak ‘baru’.

Dorothea Brande, penulis dan editor asal Amerika Serikat yang terkenal dengan bukunya “Wake Up and Live and Becoming a Writer”, menyarankan beberapa latihan mental untuk membuat pikiran Anda jadi lebih tajam. Latihan-latihan dimaksudkan untuk menarik Anda keluar dari kebiasaan dan rutinitas, memberikan Anda perspektif berbeda, serta menempatkan Anda dalam situasi yang membutuhkan akal serta kreativitas dalam memecahkan masalah.

Brande percaya, hanya dengan melakukan pengujian dan peregangan sendiri Anda mengembangkan kekuatan mental. Berikut sembilan latihan yang disarankan oleh Brande yang bisa Anda coba, seperti dikutip dari Divine Caroline.

1. Habiskan satu jam setiap harinya dengan tidak berkata apa-apa. Kecuali, untuk menjawab pertanyaan secara langsung, di tengah-tengah kelompok, tanpa menimbulkan kesan bahwa Anda merajuk atau sakit. Cobalah bersikap sebiasa mungkin.

2. Berpikirlan selama 30 menit setiap hari tentang satu subjek. Mulailah dengan berpikir dalam lima menit jika 30 menit terlalu lama.

3. Berbicaralah selama 15 menit per hari tanpa menggunakan kata “Aku”, “Saya”, dan  “Milik saya”.

4. Cobalah untuk diam di tengah keramaian
5. Lakukan kontak dengan orang baru dan biarkan ia menceritakan banyak hal soal dirinya tanpa ia menyadari.

6. Ceritakan secara eksklusif tentang diri sendiri dan kesenangan Anda tanpa mengeluh, membual atau membuat bosan teman Anda.

7. Buat rencana selama dua jam per hari dan lakukan rencana itu dengan konsekuen.

8. Buatlah 12 kegiatan yang dilakukan secara acak dan spontan. Misalnya, sepulang mendatangi tempat makan yang belum pernah dikunjungi sebelumnya lalu pulang bukan dengan naik taksi tetapi ojek. Atau, biasanya pada pagi hari Anda minum kopi, minumlah air putih atau jus. Usahakan kegiatan tersebut berbeda dari rutinitas Anda.

9. Dari waktu ke waktu, luangkan setiap harinya menjawab “Ya” untuk setiap permintaan orang lain, tapi tentunya yang masuk akal.
Read more >>

Selasa, 07 Desember 2010

Sosok kecil yang bersahaja di balik besarnya bencana

Salah satu gunung berapi teraktif di Indonesia mulai bergejolak sebulan yang lalu. Tepatnya pada tanggal 26 Oktober 2010 Gunung merapai yang terletak di antara Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi DIY mulai bererupsi dengan mengeluarkan awan panas atau yang biasa disebut masyarakat sekitar dengan sebutan "wedhus gembel".

Satu bulan yang lalu bencana itu terjadi, semakin hari aktivitas gunung berapi tersebut semakin meningkat. Letusan yang terjadi merupakan letusan yang terdahsyat selama 20 tahun terakhir. Awan panas meluncur tiada henti dari puncak, hujan abu terus menghujani daerah sekita puncak pegunungan Merapi. Bahkan hujan abu pun terbawa angin hingga dapat dirasakan oleh warga di sekitar Bogor, Jawa Barat.

Rumah-rumah, sawah dan ladang, bahkan hewan ternak milik warga menjadi korban keganasan awan panas Gunung Merapi. Seratus lebih nyawa melayang karena terjangan awan panas Merapi, termasuk juru kunci Merapi Mbah Marijan yang turut menjadi korban. Ribuan jiwa dievakuasi ke tempat yang lebih aman untuk menghindari lebih banyaknya korban yang berjatuhan.

Pada saat itu seluruh masyarakat Indonesia berduka dan bersimpati terhadap bencana letusan Gunung Merapi. Berbagai cara pun dilakukan untuk membantu meringankan beban para korban letusan Gunung Merapi. Salah satunya yaitu dengan menggelar konser amal untuk para korban. Dalam suatu acara konser amalyang digelar oleh salah satu stasiun televisi swasta nasional menayangkan  gambaran kehidupan para pengungsi di kamp pengungsian. Seorang reporter mewawancarai salah seorang korban yang ikut mengungsi. Menurut informasi yang diberikan oleh seorang nenek yang turut menjadi korban, dia terpisah dengan anak-anaknya pada saat dievakuasi oleh petugas SAR. Ketika sang reporter bertanya kepada nenek tua tersebut apa saja yang dia butuhkan, nenek tua tersebut hanya berkata bahwa dia dia tidak membutuhkan apa-apa, yang terpenting anak-anaknya bisa selamat dari "amukan" awan panas.

Betapa tegar dan bijaksananya sikap yang ditunjukkan oleh nenek tua tersebut. Sebuah sikap yang sangat sulit ditunjukkan oleh orang-orang ketika sedang dilanda musibah. Andai saja sikap tersebut dimiliki oleh para petinggi di negeri ini, mereka tidak hanya sekedar memikirkan perut mereka sendiri, justru memikirkan banyak orang yang kurang beruntung. Kesedarhanaan yang dimiliki oleh nenek tua tersebut sepantasnya dapat kita jadikan pelajaran dalam menjalani kehidupan ini.
Read more >>